TEKS CERPEN
PENGERTIAN CERPEN
Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk
prosa fiksi. Menurut KBBI, pengertian cerpen adalah cerita yang berisi tentang suatu kisah dan
tidak lebih dari 10 ribu kata. Cerpen juga biasanya
disebut sebagai cerita sekali duduk, karena hanya butuh sekali duduk saja
untuk menyelesaikan satu cerpen. Ada banyak sudut
pandang yang bisa dibuat menjadi cerpen, dan siapa saja bisa membuatnya. Kamu
bisa membuat cerpen dari cerita-cerita yang sederhana seperti kehidupan
sekolah, kondisi keluarga, cerita tentang teman, jatuh cinta, dan sebagainya. Secara garis besar, cerpen biasanya dituliskan dalam 4-15 halaman. Meski begitu, ada juga cerpen yang melebihi jumlah halaman tersebut. Jakob Sumardjo membagi tiga jenis cerpen berdasarkan jumlah halaman:
Terdapat ciri-ciri cerpen yang
membedakannya dengan jenis karya fiksi lain: 1. Fokus pada suatu konflik atau masalah
Cerpen hanya menceritakan satu fokus
permasalahan atau ide. Tidak begitu mendetail, hanya menggambarkan satu ide
pusat secara garis besar. Makanya, sering kali cerpen ditulis kurang lebih
dalam 10.000 saja.
2. Fokus pada satu tokoh
Pusat cerpen tertuju pada tokoh utama
pada suatu latar atau situasi cerita tertentu. Maka dari itu, tidak heran
bahwa penggambaran tokoh dalam cerpen tidak begitu mendetail.
3. Bersifat fiktif
Sesuai dengan
konsepnya, cerpen adalah bagian dari karya fiksi. Meski begitu, bukan berarti
cerita yang dituliskan tidak benar adanya. Inspirasi menulis cerpen dapat
diambil dari pengalaman penulis atau orang lain yang merupakan kegiatan
sehari-hari.
4. Penggunaan bahasa sehari-hari
Penulisan cerpen biasanya menggunakan
bahasa yang digunakan sehari-hari atau nonformal. Nah, catat, nih. Berbeda dengan hikayat yang sering kali
menggunakan metafora dan bahasa kuno.
5.
Ada kesan dan pesan
Cerpen biasanya meninggalkan pesan atau
kesan tertentu untuk pembacanya. Penggambaran konflik di dalam cerpen umumnya
mencakup awal konflik dengan sebab-akibat hingga resolusi atau pemecahan
masalah. Dari sinilah, pembaca memahami pesan atau kesan yang dapat diambil
dari suatu cerpen.
Terdapat
Struktur teks cerpen sebagai berikut: 1. Abstrak
Abstrak dalam cerpen adalah gambaran
awal dari sebuah cerita. Struktur cerpen yang satu ini bersifat opsional,
yang tidak selalu ada dalam cerpen, ya. Abstrak inilah yang nantinya
dikembangkan menjadi sebuah cerita pendek.
2. Orientasi
Hal-hal yang berkaitan dengan latar
cerita, seperti tempat, suasana, dan waktu, semua itu masuk ke dalam struktur
cerpen orientasi atau perkenalan. Di bagian ini, pengarang mengatur adegan
dan menginformasikan hubungan antar tokoh.
3. Komplikasi
Walau tidak memiliki tingkat
kompleksitas serumit novel, cerpen juga mempunyai konfliknya sendiri, lho. Struktur cerpen komplikasi ini mencakup urutan
kejadian atau permasalahan yang memiliki hubungan sebab akibat. Di tahap ini
juga, biasanya penceritaan karakter dari tokoh semakin kuat digambarkan.
4.
Evaluasi
Evaluasi di dalam cerpen merupakan
bagian yang menceritakan klimaks permasalahan dalam cerita. Dalam struktur
ini juga mulai disebutkan penyelesaian masalah yang terjadi.
5. Resolusi
Resolusi mencakup bagian yang
menerangkan pemecahan masalah. Di sini, pembaca akan diberikan penjabaran
cerita mengenai solusi yang diambil oleh tokoh.
6. Koda
Amanat, pesan, atau pembelajaran, semua
hal tersebut termasuk ke dalam koda. Pembaca akan diajak untuk mengambil
hikmah dari cerpen tersebut.
Terdapat
Unsur dari teks cerpen sebagai berikut. 1.
Tema
Tema adalah gagasan utama yang
disampaikan pengarang dalam cerpen.
2.
Tokoh dan Penokohan
Tokoh adalah pelaku dalam cerpen,
sementara penokohan adalah penggambaran karakter tokoh dalam cerita.
3. Latar
Latar merupakan gambaran tempat, waktu, dan
suasana dalam cerpen.
4. Alur dan Plot
Alur adalah rangkaian peristiwa yang
membentuk jalannya cerita. Ada alur maju, alur mundur, dan alur campuran.
Nah, kalau plot itu merupakan peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat.
5. Sudut Pandang
Sudut pandang adalah cara pengarang melihat
berbagai macam kejadian dalam cerpen. Sudut pandang dalam cerpen serta novel
biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu sudut pandang orang pertama dan
sudut pandang orang ketiga.
6.
Amanat
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan
pengarang kepada pembaca. Misalnya, tentang pentingnya bekerja keras, tidak
meremehkan orang lain, bersikap sopan, dan sebagainya.
7. Gaya Bahasa
Gaya bahasa adalah pemakaian bahasa yang
digunakan pengarang untuk bercerita.
8. Latar Belakang Pengarang
Setiap pengarang memiliki latar belakang
yang berbeda, sehingga memberi dampak terhadap karya yang dihasilkan.
Misalnya cerpen Juru Masak karya Damhari Muhammad. Damhari merupakan penulis
asal Sumatera Barat. Itu sebabnya, cerpen Juru Masak berlatar di daerah
tersebut.
9.
Latar Belakang Masyarakat
Latar belakang masyarakat adalah tempat
penulis berada, sehingga memengaruhi penulis dalam membuat karya. Biasanya
berhubungan dengan nama tokoh dan adat istiadat yang berlaku.
10. Nilai Kehidupan
Nilai kehidupan adalah nilai atau norma yang
berlaku di masyarakat dan memengaruhi proses penciptaan sebuah cerpen. Ada
nilai agama, nilai sosial, nilai budaya, dan nilai moral.
|
Komentar
Posting Komentar